Cara Mendapat Rangking Satu Di Google
—— Copy mulai di sini —— Silahkan pelajari dengan baik lalu anda terapkan dengan benar…. Ada kata bijak yang mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)”, mari kita buktikan….apakah konsep kejujuran disini dapat kita gunakan untuk menghasilkan traffic dan popularity yang sangat hebat dari sebuah metode rumit para expert webmaster atau pakar SEO..? Saya percaya kita bisa asal metode ini anda terapkan dengan benar…,apabila ini di aplikasikan pada web/blog anda sesuai ketentuan maka:
- Blog anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa anda harus repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek melakukan promosi keberbagai tempat di dunia online.
- Blog anda juga akan kebanjiran backlink secara signifikan hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.
- Buatlah postingan artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste artikel ini. Lalu beri Judul sesuka anda (karena itu merupakan SEO buat web/blog anda sendiri).
- Anda cukup hanya meletakkan Link-Link di bawah ini pada artikel anda tersebut pada blog/web anda.
- Sebelum anda meletakkan Link-Link tersebut ditas ke dalam postingan web/blog anda, harap hapus Link nomor 1 , Sehingga link no 1 hilang dari daftar link dan setiap link anda naikkan 1 level ke atas. Yang tadinya no 2 naik menjadi no 1, yang tadinya no 3 menjadi no 2, yang tadinya no 4 menjadi no 3 dan begitu seterusnya. Setelah itu masukkan Link anda pada urutan Paling bawah ( no 15 ).
- Ingat!!! Jangan Merubah Urutan daftar link Apabila setiap blogger yang ikut dalam metode ini berhasil di duplikasi ole blogger lain yang akan bergabung, andaikan 5 blogger yang bergabung maka Backlink yang anda dapat adalah Ketika:
Posisi anda 15, jumlah backlink = 1
Posisi 14, jumlah backlink = 5
Posisi 13, jumlah backlink = 25
Posisi 12, jumlah backlink = 125
Posisi 11, jumlah backlink = 625
Posisi 10, jumlah backlink = 3.125
Posisi 9, jumlah backlink = 15.625
Posisi 8, jumlah backlink = 78.125
Posisi 7, jumlah backlink = 390.625
Posisi 6, jumlah backlink = 1.953.125
Posisi 5, jumlah backlink = 9.765.625
Posisi 4, jumlah backlink = 48.828.125
Posisi 3, jumlah backlink = 244.140.625
Posisi 2, jumlah backlink = 1.220.703.125
Posisi 1, jumlah backlink = 6.103.515.625
Dan semua Dari kata kunci yang anda inginkan, bayangkan jika ini bisa berjalan dengan sempurna maka anda akan memperoleh 6.103.515.625 external link yang berasal dari berbagai blog yang anda tidak akan pernah bayangkan sebelumnya. Belum lagi apabila ada pengunjung blog anda dari Link List tersebut diatas maka otomatis anda akan memperoleh traffic ke web/blog anda juga. Ingat!!! Aturuan mainnya, Anda harus memulai dari urutan paling bawah (no 15) sehingga hasil backlink anda bisa Maksimal. Jangan salahkan saya apabila anda tidak mengikuti metode ini dengan benar dan Link anda tiba-tiba berada pada urutan no 1 dan menghilang pada Link daftar. Jadi mulai lah pada urutan paling bawah(no 15). Bisakah Anda melakukan tindakan tidak fair atau tidak jujur dengan menyabotase metode ini, misalkan saja “menghilangkan semua link asal” lalu di isi dengan link web/blog anda sendiri…? ….Bisa, dan metode ini menjadi tidak maksimal. Kejujuran adalah strategi/politik terbaik…..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu… —- SELESAI —-
Devinisi Software, Hardware, dan Periferal Pada Komputer
1. Pengertian
Software
Nama lain dari Software adalah
perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun
berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah
komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh secara langsung
manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat
secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud
benda namun bisa untuk dioperasikan.
Nama lain dari Software adalah
perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun
berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah
komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh secara langsung
manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat
secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud
benda namun bisa untuk dioperasikan.
Pengertian Software komputer adalah
sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data
elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi
yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak
inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah
Jenis-jenis
Software atau Perangkat Lunak
Software atau perangkat lunak
komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu
software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software,
shareware, adware) .
a. Software
berbayar
Software berbayar merupakan
perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna
yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli
atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan
software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software
tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini
misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop,
dan lain-lain.
b. Freeware
Freeware atau perangkat lunak gratis
adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa
batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar
(misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi
tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis
freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin
mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap
pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun
yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah
suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah
GPL (Free Software).
c. Free
Software
Free Software lebih mengarah kepada
bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah
karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di
sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali
diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara
bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi
penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai
cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau
Adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan
independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.
Perbedaan yang nyata antara Free
Software dan Freeware. Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa
Inggris, yang berarti keduanya bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti
yang disebutkan sebelumnya, Free Software tidak perlu bebas, sama seperti
Freeware tidak harus gratis.
d. Shareware
Shareware juga bebas tetapi lebih
dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas
didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau
fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya
30 hari) . Dengan demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk
sebelum membeli dan kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh
yang sangat jelas dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus,
perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang
hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program
akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap
menggunakannya.
Kita juga dapat menemukan perangkat
lunak bebas sepenuhnya, namun termasuk dalam program periklanan, distribusi
jenis ini disebut Adware. Sebuah contoh yang jelas adalah program Messenger
dari Microsoft yang memungkinkan penggunaan perangkat lunak bebas dalam
pertukaran untuk masuk dengan cara iklan banner atau pop-up.
2. Hardware
(Perangkat Keras) Komputer
Definisi Hardware Komputer -
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan
nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang
sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk
nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Hardware dapat bekerja berdasarkan
perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan
dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti
oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai
kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.
Secara fisik, Komputer terdiri dari
beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen
yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen
tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada
komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen
perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer
dibagi menjadi :
a.
input
device (unit masukan)
b.
Process
device (unit Pemrosesan)
c.
Output
device (unit keluaran)
d.
Backing
Storage ( unit penyimpanan)
e.
Periferal
( unit tambahan)
Adapun
keterangan-keterangan dari fungsi hardware komputer dapat anda simak di bawah
ini :
a. Input
Device (Unit Masukan)
Unit ini berfungsi sebagai media
untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk
diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit
masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan
mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan
komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain
games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil gambar
sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan
menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file.
Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.
o
Keyboard
o
Mouse
o
Touchpad
o
Light
Pen
o
Joy
Stick dan Games Paddle
b. Process
Device (Unit Pemrosesan)
Otak sebuah komputer berada pada
unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central
Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang
selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Pada komputer
mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-processor (pemroses mikro) atau
processor yang berbentuk chip yang terdiri dari ribuan sampai jutaan IC.
o
Power
Supply
o
RAM
(Random Access Memory)
o
Kartu
Grafis (unit keluaran)
o
Prosesor
(unit pemprosesan)
o
Motherboard
(unit pemprosesan)
c. Output
device (Unit Keluaran)
Output device merupakan peralatan
yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang
berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun
dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Hasil pemrosesan tersebut
dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf,angka,simbol
khusus), image (dalam betuk grafis atau gambar), suara, dan bentuk lain yang
dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah
output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir
biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.
o
Monitor
o
Printer
o
Speaker
d. Backing
Storage (Unit Penyimpanan)
Storage atau biasa juga disebut
memory adalah suatu tempat penyimpanan atau penampung data dan program. Dapat
juga dikatakan sebagai Electronic Filing Cabinet pada sistem
komputer.Penyimpanan cadangan merupakan penyimpanan semua informasi non aktif
didalam computer. Ada dua jenis utama alat penyimpanan cadangan yaitu: Serial
Accsess, contohnya tape drive, dan Direct Access, contohnya disk magnetis,
yaitu harddisk, floppy disk (diskette) yang ini sudah jarang sekali dipakai
saat ini, CD/DVD ROM, Tape Drive, Magnetic Tape.
o
Harddisk
(HDD)
e. Periferal
(Unit Tambahan)
Peripheral adalah hardware tambahan
yang disambungkan ke komputer, biasanya dengan bantuan kabel ataupun sekarang
sudah banyak perangkat peripheral wireless. Peripheral ini bertugas membantu
komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh hardware yang
sudah terpasang didalam casing.
o
Modem
o
Sound
Card (Kartu Suara)
o
Optical
Disc Drive
o
Uninterruptable
Power Supply (UPS)
Read more
Stereogram 3D bahasa indonesia
Stereogram
Sebuah stereogram adalah setiap gambar
yang melalui satu dari beberapa teknik , mampu menyampaikan pengalaman persepsi
kedalaman ke penampil dengan cara stereopsis untuk penglihatan binokular .
Awalnya , stereogram disebut sepasang gambar stereo yang dapat dilihat
menggunakan stereoscope . Saat ini, ada banyak metode lain untuk menampilkan
gambar stereoskopik .
Dalam lukisan Norman Rockwell ini , anak
laki-laki terlihat menggunakan Holmes -jenis stereoscope untuk menjelajahi
situs sejarah Mesir .Stereogram ini ditemukan oleh Charles Wheatstone pada
tahun 1838 .Dia menemukan penjelasan tentang visi teropong yang menuntunnya
untuk membangun sebuah stereoscope didasarkan pada kombinasi dari prisma dan
cermin untuk memungkinkan seseorang untuk melihat gambar 3D dari dua foto 2D .
Antara tahun 1849 dan 1850 , David
Brewster , seorang ilmuwan Skotlandia , meningkatkan batu stereoscope Wheat
dengan menggunakan lensa bukan cermin , sehingga mengurangi ukuran perangkat.
Oliver Wendell Holmes , Sr menemukan bentuk peningkatan stereoscope pada tahun
1861 , yang tidak memiliki cermin dan murah untuk diproduksi.
Stereoscopes Ini adalah sangat populer
selama beberapa dekade . Salvador Dali menciptakan beberapa stereogram
mengesankan dalam eksplorasi di berbagai ilusi optik . Pada awal 1900-an ,
perangkat seperti View-Master dikembangkan , mendapatkan popularitas moderat .
Stereogram itu kembali dipopulerkan oleh
penciptaan autostereograms pada komputer , dimana gambar 3D yang tersembunyi
dalam gambar 2D tunggal , sampai penampil memfokuskan mata dengan benar . Seri
Magic Eye adalah contoh populer ini. Buku Magic Eye lihat autostereograms
sebagai stereogram , menyebabkan kebanyakan orang untuk percaya bahwa
stereogram kata ini identik dengan autostereogram .
Jenis
Danau Palanskoye di bagian utara
Semenanjung Kamchatka terbentuk ketika tanah longsor besar terganggu pola
drainase , membentuk bendungan alami . Tergantung pada elevasi , setiap titik
dalam gambar itu bergeser sedikit . Ketika stereoscopically bergabung ,
hasilnya adalah pandangan vertikal berlebihan dari permukaan bumi secara penuh
tiga dimensi .
Pencitraan Stereoscopic bergantung pada
prinsip stereoscopy untuk menyajikan gambar yang sedikit berbeda untuk setiap
mata . Pasangan stereo dapat dilihat dengan mata telanjang , jika gambar yang
ditempatkan berdampingan . Pasangan stereo kemudian dilihat menggunakan
pandangan paralel atau metode tampilan juling . Pasangan stereo juga dapat
dilihat dengan perangkat seperti Stereoscope atau View-Master.
Metode yang lebih maju termasuk
menampilkan Kepala - mount , gambar 3D Polarized , Active gambar shutter 3D dan
metode tampilan 3D lainnya . Berikut ini adalah beberapa contoh teknik yang
terutama digunakan untuk gambar diam .
Gambar anaglyph , juga diakui sebagai " merah / hijau "
atau " magenta / cyan " gambar, menggabungkan dua gambar stereo dari
sudut pandang yang sedikit berbeda ke dalam satu gambar.
Gambar-gambar ini kemudian dapat dilihat
dengan " kacamata anaglyph " , yang menggunakan filter warna untuk
memoderasi cahaya mencapai setiap mata untuk menciptakan ilusi gambar tiga
dimensi .Acak dot stereogram menggunakan baik dua gambar stereoscopic atau satu
anaglyph .
The input gambar ( atau gambar )
mengandung titik-titik acak tanpa bentuk yang jelas. Bila perangkat tampilan
yang tepat digunakan , adegan 3D yang tersembunyi muncul dari ini titik acak .Autostereograms
menghasilkan ilusi kedalaman hanya menggunakan satu gambar .
Gambar biasanya dihasilkan oleh komputer
dengan mengulangi pola yang sempit dari kiri ke kanan . Dengan decoupling
konvergensi mata dari operasi fokus , pemirsa mampu mengelabui otak menjadi
melihat adegan 3D . Sebuah autostereogram dapat diamati dengan membiarkan mata
untuk fokus di belakang gambar ( menyimpang ) , atau , lebih jarang , di depan
itu ( bertemu ) .
Kedua metode ini juga dikenal sebagai
dinding dan bermata juling , masing-masing. Sedikit perbedaan dalam pengulangan
vertikal angka atau titik-titik acak menciptakan ilusi kedalaman pada gambar 2D
, seperti sedikit perbedaan dalam perspektif antara mata seseorang menciptakan
persepsi kedalaman pada objek 3D dan adegan .
Menurut Magic Eye , pembuat
autostereograms , " kebanyakan orang lebih memilih metode divergen "
. Namun, dengan stereogram normal, ini memaksakan batas pada ukuran gambar ,
karena ada batas untuk berapa banyak mata menyimpang , gambar yang dibuat untuk
metode cross - eyed bisa lebih besar . Jika stereogram yang dilihat dengan
metode yang salah , informasi mendalam terlihat ' dibalik '; poin dimaksudkan untuk
menjadi di latar belakang muncul di latar depan dan sebaliknya .
Menggoyangkan - gram adalah gambar animasi
komputer 3D yang memberikan persepsi tanpa menggunakan kacamata hanya
menggunakan satu gambar . Biasanya berisi beberapa frame .Cetakan lenticular
adalah gambar yang menciptakan ilusi kedalaman dengan menggunakan lensa
lenticular .
A Bubblegram atau Laser Crystal adalah
gambar 3D yang terdiri dari titik-titik disuspensikan dalam medium , biasanya
blok plastik .Vectographs adalah jenis cetak stereoscopic atau transparansi
dilihat menggunakan kacamata 3D terpolarisasi .
Manfaat praktis
Sementara stereogram biasanya telah
digunakan untuk hiburan, termasuk kartu stereographic, film 3D, cetakan
menggunakan anaglyph dan gambar, poster dan buku dari autostereograms, ada juga
penggunaan serius dari teknologi.
Pendidikan
Pada abad ke-19, disadari bahwa gambar
stereoscopic memberikan kesempatan bagi orang untuk mengalami tempat dan
hal-hal yang jauh, dan tour banyak set yang diproduksi, dan buku diterbitkan
memungkinkan orang untuk belajar tentang geografi, ilmu pengetahuan, sejarah,
dan mata pelajaran lain. Penggunaan tersebut berlanjut sampai pertengahan abad
ke-20, dengan Keystone View Perusahaan memproduksi kartu ke tahun 1960-an.
Gambar ini, diambil pada tanggal 8 Juni
2004, adalah contoh dari gambar anaglyph komposit yang dihasilkan dari stereo
Pancam on Spirit, salah satu Mars Exploration Rovers. Hal ini dapat dilihat
stereoscopically dengan warna merah / cyan kacamata filter yang tepat. Sebuah
versi 2D tunggal juga tersedia. Courtesy NASA / JPL-Caltech. Kacamata 3D merah
cyan dianjurkan untuk melihat gambar ini dengan benar.
Eksplorasi ruang
angkasa
The Mars Exploration Rovers, diluncurkan
oleh NASA pada tahun 2003 untuk mengeksplorasi permukaan Mars, dilengkapi
dengan kamera yang unik yang memungkinkan peneliti untuk melihat gambar
stereoscopic dari permukaan Mars.
Dua kamera yang membentuk masing-masing bajak Pancam terletak 1.5m
di atas permukaan tanah, dan dipisahkan oleh 30 cm, dengan 1 derajat toe-in.
Hal ini memungkinkan pasangan gambar yang akan dibuat menjadi gambar
stereoscopic ilmiah yang berguna, yang dapat dilihat sebagai stereogram,
anaglyphs, atau diolah menjadi gambar komputer 3D.
Kemampuan untuk membuat gambar 3D yang
realistis dari sepasang kamera di sekitar manusia-height memberikan peneliti
meningkatkan wawasan mengenai sifat dari pemandangan yang dilihat. Dalam
lingkungan tanpa atmosfer kabur atau landmark akrab, manusia mengandalkan
petunjuk stereoscopic jarak hakim. Sudut pandang kamera tunggal sehingga lebih
sulit untuk menafsirkan. Beberapa sistem kamera stereoscopic seperti Pancam
mengatasi masalah ini dengan eksplorasi ruang angkasa tak berawak.
Menggunakan klinis
Kartu stereogram sering digunakan oleh
orthoptists dan visi terapis dalam pengobatan banyak penglihatan binokular dan
gangguan akomodatif.
Matematika, ilmiah dan rekayasa menggunakan Seperti dalam
gambar stereopair danau, foto stereopair kadang-kadang digunakan untuk membantu
memvisualisasikan foto udara.
Kartografer juga dapat menghasilkan
stereopairs menggunakan program komputer untuk memvisualisasikan topografi
dalam tiga dimensi. Dalam biologi dan kimia, struktur molekul kompleks sering
diberikan di stereopairs. Teknik yang sama juga dapat diterapkan untuk setiap
matematika (atau ilmu pengetahuan, atau rekayasa) parameter yang merupakan
fungsi dari dua variabel, meskipun dalam kasus ini lebih umum untuk efek tiga
dimensi yang akan dibuat menggunakan 'terdistorsi' jala atau shading
(seolah-olah dari sumber cahaya yang jauh).
Read more
kelebihan dan kekurangan osil ayer
OSI model mengklasifikasikan dan mengatur hal-hal yang mesti dilakukkan
oleh komputer untuk menyiapkan data yang akan dikirim melalui jaringan.
OSI model merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam jaringan
komunikasi data, akan tetapi yang mesti diingan adalah OSI layer
hanyalah model teoritis yang mendefinisikan standar untuk programmer
dan administrator jaringan, bukan sebuah alat atau perangkat keras.
Penggunaan dan pemahaman yang baik terhadap OSI Layer dalam kaitannya dengan konsep jaringan memberikan keuntungan sebagai berikut:
1. Memberikan pemahaman bersama dan referensi umum tentang networking kepada para professional di bidang networking.
2. Membagi tugas pada masing-masing layer.
3. Memungkinkan spesialisasi yang berbeda pada masing-masing layer.
4. Dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam troubleshoot masalah.
5. Meningkatkan standar interoperabilitas antara jaringan dan perangkat.
6. Menyediakan modularitas dalam fitur jaringan (pengembang dan perubahan pada sebuah layer tidak mempengaruhi layer lainnya).
Namun OSI layer juga tidak lepas dari kekurangan, berikut adalah kekurangan dari OSI model:
1. Lapisan OSI bersifat teoritis dan tidak benar-benar melakukan fungsi yang sebenarnya.
2. Implementasi dalam dunia industri jarang memiliki hubungan yang sama persis dengan lapisan pada OSI Layer.
3. Protokol yang berbeda dalam stack melakukan fungsi yang berbeda yang membantu mengirim atau menerima pesan keseluruhan.
4. Protokol yang berbeda-beda fungsinya pada tiap lapisan dapat mengirimkan atau menerima pesan.
5. Perubahan pada satu protocol tidak bersifat menyeluruh ke semua bagian. Read more
Penggunaan dan pemahaman yang baik terhadap OSI Layer dalam kaitannya dengan konsep jaringan memberikan keuntungan sebagai berikut:
1. Memberikan pemahaman bersama dan referensi umum tentang networking kepada para professional di bidang networking.
2. Membagi tugas pada masing-masing layer.
3. Memungkinkan spesialisasi yang berbeda pada masing-masing layer.
4. Dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam troubleshoot masalah.
5. Meningkatkan standar interoperabilitas antara jaringan dan perangkat.
6. Menyediakan modularitas dalam fitur jaringan (pengembang dan perubahan pada sebuah layer tidak mempengaruhi layer lainnya).
Namun OSI layer juga tidak lepas dari kekurangan, berikut adalah kekurangan dari OSI model:
1. Lapisan OSI bersifat teoritis dan tidak benar-benar melakukan fungsi yang sebenarnya.
2. Implementasi dalam dunia industri jarang memiliki hubungan yang sama persis dengan lapisan pada OSI Layer.
3. Protokol yang berbeda dalam stack melakukan fungsi yang berbeda yang membantu mengirim atau menerima pesan keseluruhan.
4. Protokol yang berbeda-beda fungsinya pada tiap lapisan dapat mengirimkan atau menerima pesan.
5. Perubahan pada satu protocol tidak bersifat menyeluruh ke semua bagian. Read more
Perbedaan Antara OSI Dengan TCP/IP
setalah aku memposting tentang KLASIFIKASI NETWORK CONNECTION PADA LINUX
dan sekarang saya akan memposting tentang perbedaan OSI Dengan TCP/IP
OSI LAYER
(Open Systems Interconnection)
1.1 OSI Layer.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan
oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan
kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi
melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar
komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper
layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan
bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian
utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah
intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk
membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang
berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol
jaringan dan metode transmisi. Model dibagi menjadi 7 layer, dengan
karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi
dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan
protokol dan standard.
1.2 Cara Kerja OSI Layer
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya
data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari
layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut
melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer
dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi
penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya. Dari masing-masing layer
mempunyai tugas tersendiri demi kelancaran data yang akan dikirimkan. Berikut
adalah deskripsi singkat beberapa tugas dari masing-masing layer dari layer
application sampai physical.
1.2 Macam-Macam OSI Layer.
a) Physical Layer.
Ini adalah layer yang paling sederhana yang
berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner
dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai
contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical.
Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
Fungsi physical layer antara lain :
Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan,
metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya
Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level
ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat
berinteraksi dengan media kabel atau radio.
b) Data-link layer
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan
layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai
penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer
data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari
level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan
mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 &
802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer
Data-link.
Fungsi data-link layer antara lain:
Untuk menentukan bagaimana bit-bit data
dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level
ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras
(seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan
bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan
switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua
level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access
Control (MAC).
c) Network Layer
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan
fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal
ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol,
umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet
Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa,
seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol).
Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.
Fungsi network layer antara lain:
Untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat
header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui
internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
d) Transport Layer
Layer transport data, menggunakan protocol seperti
UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh
NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah
pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan
antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali
aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
Fungsi transport layer antara lain:
Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta
memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali
pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat
sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan
mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
e) Session Layer
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah
artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan.
Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi
komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer
ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang
menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI,
(NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang
digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager.
ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang
terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
Fungsi session layer antara lain:
Untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat,
dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi
nama. Dan juga mengendalikan dialog antar aplikasi.
f) Presentation Layer
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya
suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai
contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC
character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu
dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer
ini.
Fungsi presentation layer antara lain:
Untuk mentranslasikan data yang hendak
ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui
jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak
redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows
NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote
Desktop Protocol (RDP)).
g) Aplication Layer
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway
berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah
router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah
penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources
network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana
user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3
berada pada layer Application.
Fungsi application layer antara lain:
Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan
fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan,
dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan
ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
2.1 TCP/IP
TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan
oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke
komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri
sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini.
Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di
sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP
stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade
1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan
komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN).
TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen
terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat
digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang
sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga
beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya
di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini
cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan
keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:
1. Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara
bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem
operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk
menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat
internet.
2. Independen dari physical network hardware. Ini
menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui
ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.
3. Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device
yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh
network, bahkan Internet sekalipun.
4. High level protocol standar, yang dapat melayani
user secara luas.
2.2 Cara Kerja TCP/IP
• Untuk memindahkan data antara dua komputer yang
berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan
alamat tujuan dan perantara untukmemindahkan sinyal elektronik pembentuk data
secara aman dan langsung.
• Internet menggunakan protokol untuk menjamin
sampainya data secara aman di tempat tujuan.
• Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok
teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi
paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai
pengiriman barang), sehingga computer penerima memastikan bahwa paket yang
diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan
label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
• Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan
yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat
khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan
memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari
sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan
membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem
yang ada.
• Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya,
komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang
ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi
selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks
seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer
tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang
rusak.
• Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan
beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan
Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan
komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
• Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti
jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika
diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini
bekerja.
2.3 Macam-Macam Layer pada TCP/IP
Karena tidak ada perjanjian umum tentang bagaimana
melukiskan TCP/IP dengan model layer, biasanya TCP/IP didefinisikan dalam 3-5
level fungsi dalam arsitektur protokol. Berikut merupakan bagan dari 5 layer
dalam TCP/IP.
a) Physical Layer
Physical layer mendefinisikan karakteristik yang
dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level
tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.
b) Network Access Layer
Protokol pada layer ini menyediakan media bagi
system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung.
Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer
merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network
Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal
(IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.
Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram
ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical
address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat
apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.
c) Internet Layer
Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer.
Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada
Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada
jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah
Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua
data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan
mengabaikan tujuan terakhirnya.
d) Transport Layer
Dua protokol utama pada layer ini adalah
Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP
menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan
koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi
(connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara
Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih
layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.
e) Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol
TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang
menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application
protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :
-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang
menyediakan remote login dalam jaringan.
-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file
transfer.
-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan
untuk mengirimkan electronic mail.
-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP
Address ke dalam nama tertentu.
-RIP, Routing Information Protocol, protokol
routing.
-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
-NFS, Network File System, untuk sharing file
terhadap berbagai host dalam jaringan.
-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk
web browsing.
Padanan OSI dan TCP/IP
3.1 Bagan dan Padanan OSI dan TCP/IP
Persamaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :
1) Keduanya memiliki layer (lapisan).
2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun
memiliki layanan yang berbeda.
3) Memiliki transport dan network layer yang sama.
4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan
teknologi packet switching.
5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang
bisa diperbandingkan.
6) Dua-duanya menggunakan teknologi
packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching
digunakan pada analog telephone).
Perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :
1) TCP/IP menggabungkan presentation dan session
layers kedalam application layers.
2) TCP/IP menggabungkan OSI-data link dan physical
layers kedalam network access layer.
3) TCP/IP Protocol adalah standar dalam pengembangan
internet.
Hubungan OSI dan TCP/IP
Model OSI dan TCP/IP pada dasarnya tidak memiliki keterkaitan secara langsung. Mereka berjalan secara sendiri-sendiri. Standar untuk TCP/IP sebenarnya tidak memenuhi standar OSi. Namun tujuan dari kedua model tersebut adalah untuk menstandarkan protocol jaringan untuk menghin
Model OSI adalah standar internasional yang secara umum didefinisikan sebagai model jaringan yang lengkap. Model OSI menyediakan kerangka pada pembuatan protocol jaringan yang dibutuhkan oleh peralatan jaringan yang dapat digunakan di semua tempat di s
OSI dan TCP/IP memiliki persamaan yaitu :eluruh dunia. Sedangkan model TCP/IP bukan merupakan standar internasional dimana memiliki definisi yang berbeda-beda. Kelebihan dari TCP/IP yaitu sering dipakai pada jaringan internet dikarenakan jumlah layer yang lebih sedikit dibandingkan OSI sehingga lebih mudah dimeng
erti.dari kerumitan. OSI dan TCP/IP adalah hanya sebuah standar yang disepakati, namun tidak untuk pengimplementasiannya. Kedua model tersebut memiliki control dalam menangani masalah control kesalahan dan control kesalahan dalam pengalamatan secara logical dan fungsi routing.
1. Kedua model tersebut memiliki lapisan atau layer. Layer yang OSI dan TCP/IP miliki adalah Application layer, Transport Layer, dan Network Layer.
2. Kedua model tersebut menggunakan teknologi packet switching.
3. Kedua model te
rsebut juga tidak menggunakan circuit switching. Circuit switching biasa digunakan pada telepon.
OSI dan TCP/IP juga memiliki perbedaan yaitu :
1. Biarpun sama-sama memiliki layer, namun jumlah layer yang mereka miliki berbeda. OSI memiliki 7 layer, sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer.
2. Layer TCP/IP merupakan “specific layer” sedangkan layer pada OSI merupakan “independent layer”
Ini adalah bagan umum perbandingan OSI dan TCP/IP

dan ini adalah bagan secara khusus perbandingan OSI dan TCP/IP

Langganan:
Postingan (Atom)
Categories
Popular Posts
-
Perbedaan Antara OSI Dengan TCP/IP

-
Cara Mendapat Rangking Satu Di Google

-
BERBAGAI MACAM TOPLES HIAS KAIN FLANEL (TONEL) TKJ 2

-
kelebihan dan kekurangan osil ayer

-
MACAM-MACAM VARIAN DISTRO LINUX

-
PENGERTIAN IP ADDRESS

-
Akun SSH aktif sampai tanggal 25 April

-
produktif : melakukan sistem operasi GUI dan CLI

-
Reggae Mania smkn 1 sumenep getar
-
Devinisi Software, Hardware, dan Periferal Pada Komputer

Arsip Blog
Diberdayakan oleh Blogger.




